Jumat, 31 Januari 2014
Nilai Seorang Manusia
Janganlah kamu bersikap lemah, dan
janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang paling tinggi,
jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Ali-Imran [3]:139)
Sahabat, sering kali kita temui
teman-teman yang ada disekitar kita begitu tidak mensyukuri akan nikmat yang
telah dianugrahkan Allah kepadanya. Dengan selalu menganggap dirinya sebagai
manusia biasa yang tidak berharga, tidak punya apa-apa, dan mengatakan dirinya
bukan siapa-siapa. Perasaan seperti itu telah membelenggu jiwa-jiwa mereka
dikarenakan seringnya membanding-bandingkan diri mereka dengan orang lain. Salalu
merasa kecil, mersa miskin, merasa minder, apalagi ketika melihat orang lain
menyetir mobil, sementara dia menyetir sepeda butut misalnya. Bukankah itu
berarti teman kita ini telah mengukur derajat dirinya dibawah uang? Sungguh
mengerikannya, gara-gara uang, jabatan, pakaian, kita menghinakan diri kita
sendiri, melecehkan Dia yang telah menciptakan kita dengan beribu banyak
potensi yang luar biasa.
Label:
Al-Muhyi
Memories Of Days #01
Kalau memang benar otak punya
perasaan, maka saat ini yang dirasakan otakku hanya ada satu, yaitu terkubur.
Hari ini berlalu tidak begitu saja, banyak polemik yang terjadi, walau
sebenarnya polemik ini masih bernilai standar. Misalnya, polemik ingin memperbaiki
diri tapi begitu tidak sabaran mencapai hasil. Ditambah lagi isi otak yang
dipenuhi kata menyerah, hemmmm.
Hari ini hari minggu, aku bangun
pukul enam lewat, tapi hanya untuk mematikan lampu, kemudian kulanjutkan
tidurku. Pukul tujuh lewat kuterbangun lagi, merasakan saatnya bangun untuk
memulai aktifitas. Kuawali dengan mengusap air diwajahku, agar ion-ion positif
segera diserap alam sadarku. Dan ternyata benar, aku segera mengisi waktuku
dengan membaca buku, buku itu tentang jiwa.
Label:
Memory
Senin, 13 Januari 2014
Habis Gelap Terbitlah Terang
“Wow” Saat mendengar kisah kak
Butet Manurung, ingin rasanya seperi dia memperjuangkan yang patut untuk
diperjuangkan. Menikmati hidupnya tanpa
lupa untuk berbagi. Man and Biosfer Award 2001
adalah salah-satu penghargaan yang telah kak Butet terima.
Kak
butet hadir di panggung Kick Andy, menebar senyum kepada setiap pononton yang
hadir dengan pembawaannya yang simple. Oyah, senyumnya seolah-olah menembus layar
televisiku loo… Hehehe...
Label:
SangPengInspirasi
Sepenggal Kisah dari Wahyu
Jagung menjadi andalan pertanian warga desa Pojejer kecematan Gondang
kabupaten Mojokerto. Tanaman jagung cocok diolah diladang yang kering seperti
diwilayah Mojokerto. Sayangnya waktu panen jagung tiga bulan sekali, hal ini
membuat penduduk desa harus memikirkan penghasilan lain sembari menanti saat
panen tiba.
Harga kebutuhan hidup bukannya kian turun, semuanya terus membumbung
naik. Membuat usaha untuk bertahan hidup menjadi kian berat. Beban hidup memang
tak pandang usia. Wahyu bocah kelas empat sekolah dasar, terlahir dan besarkan
dari keluarga miskin. Sepatu yang dikenakan Wahyu tidak sesuai dengan ukuran
kakinya. Apa adanya, Wahyu menjalani saja. Menggunakan sepatu bekas pemberian
orang lain. Tak nyaman menggunakan sepatu yang tak sesuai kuran kaki.
Seragamnyapun berbeda dengan teman-temanya. Asalkan masih bisa bersekolah untuk
menggapai cita-cita, Semua itu dirasa tak lagi penting. Awalnya Wahyu merasa malu, itulah
sebabnya Wahyu menjadi pendiam dikelas. Seringkali ledekan dan canda
teman-temannya terasa begitu menusuk hati Wahyu.
Label:
SangPengInspirasi
#1Hari1Ayat: Pintu Berkah Tak Kunjung Terbuka
“Jikalau sekiranya
penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami limpahkan kepada mereka
berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu,
maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. al-A’raf
[7]: 96)
Label:
#1Hari1Ayat
Minggu, 12 Januari 2014
#1Hari1Ayat: Aqidah dan Syariat
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan
barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman
kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan
memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim,
orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang
meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan
menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji,
dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.
Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang
yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]:177)
Label:
#1Hari1Ayat
Rabu, 01 Januari 2014
#1Hari1Ayat: Kebenaran adalah barang carian seorang mukmin

Katakanlah (Muhammad),"Apakah kita akan memohon kepada sesuatu selain selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan
tidak (pula) mendatangkan mudharat kepada kita, dan (apakah) kita
akan dikembalikan ke belakang, setelah Allah memberi petunjuk kepada
kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di bumi, dalam keadaan kebingungan."Kawan-kawannya mengajaknya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan), “Ikuti
kami.” Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang
sebenarnya); dan kita diperintahkan Agar berserah diri kepada Tuhan
seluruh alam, (QS. at-Taubah: 71)
Label:
#1Hari1Ayat
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
Twitter
Facebook




