Jumat, 31 Januari 2014

Memories Of Days #01

Kalau memang benar otak punya perasaan, maka saat ini yang dirasakan otakku hanya ada satu, yaitu terkubur. Hari ini berlalu tidak begitu saja, banyak polemik yang terjadi, walau sebenarnya polemik ini masih bernilai standar. Misalnya, polemik ingin memperbaiki diri tapi begitu tidak sabaran mencapai hasil. Ditambah lagi isi otak yang dipenuhi kata menyerah, hemmmm.

Hari ini hari minggu, aku bangun pukul enam lewat, tapi hanya untuk mematikan lampu, kemudian kulanjutkan tidurku. Pukul tujuh lewat kuterbangun lagi, merasakan saatnya bangun untuk memulai aktifitas. Kuawali dengan mengusap air diwajahku, agar ion-ion positif segera diserap alam sadarku. Dan ternyata benar, aku segera mengisi waktuku dengan membaca buku, buku itu tentang jiwa.

Setelah dua bab dari buku itu kubaca, mataku kembali manja. Situasi saat itu memang sangat mendukung untuk mengistirahatkan badanku sejenak. Kufikir tak ada salahnya untuk memanjakan diri diwaktu luang seperti ini, apalagi hari ini adalah hari minggu dan bukankah aku juga telah membaca buku. Pukul 10 terbangun lagi, dan semoga ini bangun tidur yang terkhir  hari ini.

Bangun disaat perut mulai kosong, membawaku dan sepupuku mengisi akhir pekan ini dengan berjalan-jalan di MP (Mall Panakukang). Kami makan di KFC dengan porsi yang cukup mahal. tapi mungkin sudah rezekiku untuk makan gratis hari ini. Kebetulan sepupuku baru saja gajian, jadi satu hari full aku ditraktir. Mulai dari sarapan pagi di KFC, nonton di XXI, belanja, ditambah makan malam di yosda. Semuanya ditraktir sepupuku. Berusaha menolak teraktiran sudah terlaksana, tapi sayang, sudah niatan sepupuku untuk mentraktir. Semoga  kelak aku juga bisa berbagi seperti sepupuku. Aamiin

Malam tiba, aku tidak mau bertambah lagi  hari yang kulewati tanpa ada satu aktifitas yang sejalan dengan cita-citaku. Ya, ku akhiri hari ini dengan latihan menulis apa saja yang ingin kutulis. Dan kini saatnya kuucapkan selamat tinggal hari, semoga kau menjadi salah satu alasan kesuksesanku. Aamiin.
Makassar 2013

0 komentar ( +add yours? )

Posting Komentar